Stimulasi Bayi

Bagaimana  CARA  STIMULASI  BERMAIN   sejak  dini untuk  BAYI  &  BALITA ?
Stimulasi   sebaiknya   dilakukan  setiap  kali  ada  kesempatan   berinterkasi  dengan  bayi/balita, misalnya  ketika  memandikan, menganti  popok, meyusui, menyuapi  makanan, menggendong, mangajak  berjalan- jalan, bermain, menonton TV, di dalam  kendaraan , menjelang  tidur.

Stimulasi  untuk bayi  0-3  bulan dengan  cara : mengusahakan rasa nyaman, aman dan  menyenangkan, memeluk, menggendong, menatap  mata  bayi,  mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai suara  atau musik  bergantian,  menggantung  dan  menggerakan  benda  berwarna   mencolok (lingkaran atau kotak-kotak              hitam – putih), benda-benda  berbunyi, mengulingkan bayi  ke  kanan- ke kiri, tengkurap- telentang, dirangsang  untuk  meraih  dan megang  mainan.

Umur 3-6  bulan ditambah dengan bermain ‘ cilukba’, melihat  wajah bayi  dan  pengasuh  dicermin, dirangsang  untuk  tengkurap, Telentang  bolak- balik, duduk.

Umur 6-9 bulan  ditambah dengan memenggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, membacakan dongeng, merangsang  duduk, dilatih  berdiri berpegangan.

Umur 9-12  bulan  ditambah  dengan  mengulang  ulang  menyebut  mama-papa, kakak, memsukkan mainan  kedalam  wadah, minum  dari  gelas, mengelindingkan  bola, dilatih  berdiri, berjalan  dengan  berpegangan.

Umur 12-18  bulan  ditambah  dengan  latihan  mencoret- coret  menggunakan  pensil  warna, menyusun  kubus, balok-balok, potongan  gambar sederhana (puzzle)  memasukkan  dan  mengeluarkan benda- benda kecil  dari  wadahnya, bermain   dengan boneka, sendok, piring , gelas, teko, sapu, lap. Latihlah berjalan tanpa  berpegangan, berjalan mundur, memanjat  tangga, menendang  bola, melepas  celana, mengerti   melakukan  perintah- perintah  sederhana,  [mana bola, pegang  ini, masukan  itu, ambil itu]  menyebutkan  nama  atau  menunjukkan  benda-benda.

Umur  18-24  bulan  ditambah  dengan  menanyakan ,menyebutkan  dan menunjukan bagian-bagian  tubuh [mana mata?,hidung?,telinga?,mulut?, dll], menayakan  gambar  atau  menyebutkan  nama binatang & benda-benda  disekitar  rumah, mengajak   bicara   tentang  kegiatan  sehari- hari [makan, minum, mandi, main, minta,dll], latihan  menggambar   garis-garis, mencuci  tangan, memakai  celana – baju, bermain  melempar  bola, melompat.

Umur 2-3  tahun  ditambah  dengan  mengenal  dan menyebutkan  warna, mengunakan  kata  sifat [besar-kecil, panas- dingin, tinggi –rendah, banyak – sedikit , dll], menyebutkan  nama-nama teman, menghitung  benda-benda, memakai  baju, menyikat  gigi, bermain  kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis ,  lingkaran,  manusia, latihan  berdiri di  satu kaki,  buang  air kecil/besar   di toilet.
Setelah umur  3  tahun  selain  mengembangkan  kemampuan – kemampuan  umur  sebelumnya, stimulasi  juga  diarahkan  untuk  kesiapan  bersekolah  antara  lain: memegang  pensil   dengan  baik,  menulis, mengenal  huruf  dan  angka,  berhitung  sederhana,  mengerti  perintah  sederhana [buang  air  kecil/ besar  di  toilet],  dan  kemandirian  [ ditinggalka  di sekolah ], berbagi  dengan  teman  dll. Perangsangan  dapat  dilakukan  di rumah  oleh  [pengasuh   dan  keluarga]  namun  dapat  pula  di kelompok   bermain,  Taman  Kanak-kanak   atau  sejenisnya.

Leave a Reply

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh