Merangsang Kecerdasan Anak

Dalam proses merangsang kecerdasan anak (multiple intelegensia), kita harus meperhatikan sel-sel otak janin yang dibentuk sejak 3 sampai 5 bulan di dalam kandungan ibu, sampai umur 2 sampai 3 tahun jumlahnya bertambah dengan cepat mencapai milyaran sel, tatapi belum ada hubungan antar sel-sel tersebut. Mulai kehamilan 6 bulan, dibentuklah gabungan antar sel, sehingga membentuk rangkaian fungsi- fungsi. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel-sel otak ditentukan oleh lingkungan bayi/balita tersebut sejak umur 6 bulan sampai umur 3 tahun.

Semakin bervariasi, dan sering rangsangan yang diterima bayi/balita maka semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak. Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak maka semakin tinggi dan bervariasi  kecerdasan anak dikemudian hari , sehingga akan merangsang kecerdasan anak (multiple intelegensia).

Oleh karena itu, harus dilakukan perangsangan setiap hari pada semua system indera balita (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan) gerakan kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, merangsang pikiran dan perasaan dengan suasana bermain yang menyenangkan dan penuh kasih sayang.

Stimulasi dilakukan setiap kali ada kesempatan berinterkasi dengan bayi/balita, misalnya ketika memandikan, menggantikan popok, meyusui, menyuapi  makanan, mengendong, mengajak berjalan-jalan, bermain, menonton tv, didalam kendaraan, menjelang tidur, atau kapanpun dan dimanapun ketika anda dapat  berintekasi dengan balita anda. Selanjutnya dapat pula di bantu oleh kelompok bermain, Taman Kanak-Kanak dan sejenisnya.

Dengan melakukan apa yang disarankan diatas maka akan merangsang kecerdasan anak (multiple intelegensia) buah hati kita.

Leave a Reply

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh